Job Fair Sulawesi Utara 2026 : Disnakertransda Targetkan Partisipasi Sekitar 50 Perusahaan dan Penyerapan 1.500 Tenaga Kerja

banner 120x600

RSOL/rakyatsulutonline.com, Sulawesi Utara – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah (Disnakertransda) Provinsi Sulawesi Utara menargetkan sekitar 50 perusahaan berpartisipasi dalam Job Fair Sulut 2026 dengan menyediakan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan.

Job Fair Sulawesi Utara 2026 akan berlangsung pada september 2026 di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado  dengan target penyerapan 1.500 tenaga kerja dengan biaya gratis dan terbuka untuk umum.

Dengan adanya Job Fair atau bursa kerja diharapkan menyerap 1.500 pencari kerja lokal untuk langsung tersambung dengan perusahaan penyedia lowongan. Pemerintah terus mendorong sinergi pelatihan keterampilan agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri di Sulawesi Utara.

Kolaborasi dan program nyata sangat penting agar pendidikan vokasi di Sulawesi Utara benar-benar membantu para pencari kerja. Pemerintah Provinsi melalui Disnakertransda Provinsi Sulawesi Utara bersama balai latihan kerja terus mendorong keahlian warga agar siap masuk dunia industri.

“Kita berharap untuk memberikan dampak positif pada dunia ketenagakerjaan di Sulawesi Utara diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja formal, serta sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha,” ujar Plt Kepala Disnakertransda Provinsi Sulawesi Utara Noldy Z. Salindeho.

Sinergi pasar kerja dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertujuan menekan angka pengangguran di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Kebijakan ini difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan kesempatan kerja.

Peningkatan SDM dan tenaga kerja di Sulawesi Utara dirancang selaras dengan kebutuhan pasar kerja melalui misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang berfokus pada penguatan kompetensi internal dan penyiapan akses eksternal yang berdaya saing global.

Diketahui, bursa kerja atau job fair di Sulawesi Utara menawarkan beragam posisi dari banyak sektor industri secara komprehensif, mulai dari jasa, perbankan, perhotelan, hingga ritel.

“Nanti kita lakukan sosialisasi masif mengenai pelaksanaan bursa kerja, karena itu sangat penting untuk menjangkau pencari kerja, agar mereka bisa membangun masa depan dan berkarier di perusahaan-perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, Disnakertransda Provinsi Sulawesi Utara secara aktif mendukung dan mengawasi implementasi aturan afirmatif kebijakan kuota pekerja disabilitas.

Perusahaan diimbau menyediakan sarana pendukung, alat kerja yang adaptif, serta pelatihan orientasi bagi pekerja disabilitas.

Ketentuan ini diatur secara resmi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif dan setara.

“Mari manfaatkan bursa kerja atau job fair sebagai jembatan penting untuk mempertemukan perusahaan yang mencari tenaga terampil dan inovatif dengan pencari kerja yang mendambakan kesejahteraan, kesempatan berkarya, serta kepastian karier jangka panjang di perusahaan,” imbaunya.(*gen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *