RSOL, Rakyat Sulut – KOTAMOBAGU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar In House Training (IHT) 2026 dengan fokus pada Peningkatan Mutu dan Keselamatan Penggunaan Obat (PKPO).

Memasuki hari kedua, Selasa (20/10/2026), kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Kotamobagu tersebut diikuti para peserta dari lingkungan rumah sakit dengan penuh antusias.
Materi PKPO diberikan untuk memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai pentingnya penggunaan obat yang tepat, aman, dan sesuai prosedur. Hal ini menjadi bagian penting dalam mencegah risiko kesalahan pengobatan sekaligus memastikan keselamatan pasien selama menerima pelayanan medis.
Pelatihan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama menghadirkan tiga pemateri, sedangkan sesi kedua diisi oleh dua pemateri yang memberikan pembekalan sesuai materi pelatihan. Kegiatan juga diwarnai diskusi untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap penerapan standar keselamatan penggunaan obat di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kes., mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan seluruh civitas hospitalia menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit.
Menurutnya, setiap petugas harus memiliki pemahaman yang baik terhadap standar pelayanan, terutama dalam proses penggunaan obat yang membutuhkan ketelitian dan kepatuhan terhadap prosedur.
“Melalui kegiatan IHT ini, kami ingin memastikan seluruh civitas hospitalia memiliki pemahaman dan kompetensi yang semakin baik, khususnya dalam penerapan standar mutu dan keselamatan pasien. Penggunaan obat harus dilakukan secara tepat, aman, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku agar risiko kesalahan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Keselamatan pasien merupakan prioritas utama. Karena itu, setiap petugas harus memiliki komitmen yang sama untuk bekerja sesuai standar, meningkatkan ketelitian, serta membangun budaya keselamatan di seluruh unit pelayanan rumah sakit,” tambahnya.
Sebelumnya, rangkaian IHT 2026 RSUD Kotamobagu telah dimulai pada Senin (19/10/2026) dengan pembahasan materi Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI). Materi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai upaya pencegahan infeksi serta penerapan praktik pelayanan yang aman.
Melalui program pelatihan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, RSUD Kotamobagu berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kepatuhan terhadap standar pelayanan, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (***)














