RSOL/Rakyatsulutonline.com, Sangihe – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pasalnya, pemkab kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Prestasi kali ini, sebagai daerah perbatasan utara Indonesia, Sangihe menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Kategori Madya sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. Penghargaan diterima langsung Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, dalam seremoni nasional yang digelar di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.
Secara nasional, sebanyak 397 kabupaten/kota menerima penghargaan UHC tahun ini, dengan rincian 75 daerah kategori Pratama, 192 kategori Madya, dan 130 kategori Utama. Capaian ini menempatkan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai salah satu daerah di Sulawesi Utara yang berhasil mencapai cakupan kepesertaan jaminan kesehatan di atas ambang batas minimal yang ditetapkan pemerintah pusat.
Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari mengatakan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, terutama BPJS Kesehatan, yang telah bersinergi. Komitmen kami adalah terus meningkatkan kualitas layanan agar manfaat JKN benar-benar dirasakan oleh seluruh warga Sangihe,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handri Pasandaran, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja berkelanjutan sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, sejak 2023 Sangihe secara berturut-turut menerima penghargaan UHC. Pada 2023 dan 2024 meraih kategori Pratama, dan pada 2025 meningkat menjadi kategori Madya.
“Kalau di Sulut tahun 2025, Sangihe merupakan salah satu daerah terbaik untuk UHC Madya, dan piala serta piagam penghargaan diterima awal Januari 2026 ini,” ungkap Pasandaran.(*rah)
















