Rakyat Sulut, Sangihe – Kekosongan jabatan kedutaan besar Indonesia – Filipina. Alhasil memunculkan spekulasi di tengah-tengah masyarakat.
Nama Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto mulai disebut-sebut, salah satu figur layak dan pantas untuk menduduki jabatan Kedutaan Besar Indonesia – Filipina. Hal ini dikatakan Jim Robert Tindi, selaku Tokoh Masyarakat Nusa Utara (Nustar).
“Kekosongan jabatan Kedutaan Besar Indonesia-Filipina. Maka perlu mendorong tokoh yang mempunyai pemahaman dan kemampuan akan tugas dan fungsi seorang kedutaan besar,” ujar Jim, Senin (9/2/2026).
Dia menilai Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto sangat layak menduduki jabatan tersebut. Menurutnya, ia dikarenakan sejumlah prestasi yang didapatkan selaku putra Nusa Utara.
“Pak Soleman B Ponto adalah tokoh militer dan intelijen Indonesia yang memiliki prestasi menonjol sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2011–2014). Sebagai ahli intelijen, ia berdedikasi pada hukum humaniter dan kini aktif sebagai pengamat intelijen nasional,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa segudang prestasi yang dimiliki akan mampu menyelesaikan persoalan Etnis Diaspora Sangihe-Talaud di Phipina yang kehilangan kewarganegaraan.
“Menurut informasi kurang lebih 25.000 orang Diaspora Nusa Utara yang kehilangan kewarganegaraan di Philipina,” kunci Tindi dengan nada tegas.(alt/red)
Daftar Prestasi dan Perjalanan Karier Soleman B Ponto:
- Kepala BAIS TNI (2011–2014): Puncak karier di militer di mana ia memimpin lembaga intelijen strategis tertinggi, setelah berkarir di BAIS sejak tahun 1996.
- Warga Kehormatan KPLP: Diangkat sebagai warga kehormatan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atas dedikasinya dalam memajukan dunia maritim dan penegakan hukum di bidang pelayaran infopublik.id.
- Ahli Hukum Humaniter: Aktif mengintegrasikan prinsip-prinsip Hukum Humaniter dan HAM dalam operasi militer dan gerakan separatisme, didukung latar belakang pendidikan magister hukumnya.
- Pengamat Intelijen/Penulis: Pasca-pensiun, ia aktif sebagai pengamat intelijen dan penulis, memberikan pandangan strategis terkait keamanan nasiona
- Sebagai Mantan Kabais yg juga putra Nusa Utara Sangihe. Sangat memahami kondisi Negara Perbatasan Utara NKRI.
















