Tatong Bara Hadiri Paskah Nasional GAMKI, Yefta Sekeon: PSI Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – KOTAMOBAGU – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara, Tatong Bara, menghadiri Ibadah Paskah Nasional yang dirangkaikan dengan perayaan Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Senin, (27/4/2026) kemarin.

Kehadiran jajaran PSI Sulawesi Utara dalam agenda tersebut menjadi cerminan dukungan terhadap nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta semangat kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Kegiatan itu turut dihadiri para pimpinan agama Kristen, pendeta, gembala, serta perwakilan organisasi kepemudaan seperti PMII, HMI, dan Pemuda Katolik, yang menambah kuat suasana kebersamaan lintas elemen.

 

Ketua DPW PSI Sulut Tatong Bara bersama pemuda Katolik. (Foto:Ist)

Tatong Bara menegaskan, Paskah bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kasih, pengorbanan, dan persatuan bangsa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semangat persaudaraan terus tumbuh dan harmoni antarumat beragama semakin kokoh,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PSI Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Yefta Sekeon, menilai perayaan Paskah Nasional menjadi ruang strategis untuk merawat kebersamaan lintas golongan.

“Paskah mengajarkan kasih, pengharapan, dan kepedulian. Nilai-nilai ini harus terus dijaga agar persatuan bangsa tetap kuat,” kata Yefta.

Ia menambahkan, kehadiran PSI dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen partai untuk senantiasa dekat dengan masyarakat sekaligus aktif mendukung agenda-agenda pemersatu bangsa.

Perayaan Paskah Nasional GAMKI berlangsung khidmat, hangat, dan sarat makna. Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan itu juga mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat persatuan nasional.

Usai kegiatan, Ketua Umum GAMKI bersama rombongan dijamu di kediaman Ketua DPW PSI Sulawesi Utara, Tatong Bara. Diketahui, Ketua Umum GAMKI juga menjabat sebagai Ketua DPP PSI Bidang Ideologi. (*/jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *