FPSL 2026 Resmi Dibuka Hengky-Randito, UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Sorotan

banner 120x600

RSOL/RakyatSulutOnline.com, BITUNG — Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) Tahun 2026 resmi dibuka Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka di Lapangan Satrol Kodaeral VIII, Sabtu (3/10/2026).

Mengusung tema “Together in Harmony”, FPSL 2026 tidak sekadar menjadi agenda pariwisata dan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, seni, budaya, komunitas, serta berbagai potensi lokal Kota Bitung.

Dalam kegiatan tersebut, turut pula dihadiri Ketua TP. PKK Kota Bitung, Ny, Ellen Honandar Sondakh SE., didampingi Sekretaris TP. PKK Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bitung, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Ign. Rudy Theno, ST, MT, MAP., bersama seluruh Perangkat Daerah, pimpinan perusahaan daerah Kota Bitung, panitia pelaksana, para sponsor, pelaku UMKM, pelaku seni dan budaya, insan ekonomi kreatif, komunitas, serta seluruh undangan dan masyarakat Kota Bitung.

Pembukaan hari ini menandai dimulainya rangkaian FPSL 2026 yang akan berlangsung hingga 10 Oktober 2026 dengan menghadirkan beragam kuliner, produk lokal, pameran, ekonomi kreatif, komunitas, rekreasi hingga pertunjukan.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengunjung sekaligus membuka ruang aktivitas ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal selama festival berlangsung.

Melalui FPSL 2026, Pemerintah Kota Bitung mendorong agar potensi lokal tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk serta kreativitas mereka kepada masyarakat dan para pengunjung.

Semangat “Together in Harmony” pun menjadi bagian penting dalam pelaksanaan FPSL 2026, dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, pelaku seni dan budaya, serta masyarakat dalam menghidupkan festival dan memperkenalkan pesona Kota Bitung.

Wali Kota Hengky Honandar dalam sambutannya menyampaikan, Bitung Market dan Expo yang menjadi bagian dari rangkaian FPSL 2026 bukan hanya ruang untuk menikmati kuliner, pameran maupun hiburan.

Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas dan masyarakat Kota Bitung untuk tumbuh dan bergerak bersama.

Ini bukan hanya ruang untuk menikmati kuliner, pameran dan hiburan, tetapi juga ruang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas dan masyarakat Kota Bitung untuk tumbuh dan bergerak bersama,” ujar Hengky Honandar.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan FPSL sebagai milik bersama, sekaligus momentum membangun kreativitas, memperkuat kebersamaan dan memperkenalkan pesona Kota Bitung kepada masyarakat luas.

Dengan semangat Together in Harmony, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan FPSL sebagai milik kita bersama, tempat kita membangun kreativitas, budaya kebersamaan, sekaligus memperkenalkan pesona Kota Bitung kepada banyak orang,” katanya.

Lebih lanjut, Hengky juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung produk-produk lokal yang ditampilkan dalam Bitung Market dan Expo.

Mari kita hidupkan Bitung Market dan Expo, dukung produk lokal dan bersama-sama menyukseskan Festival Pesona Selat Lembeh 2026,” pungkasnya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *