RSOL/rakyatsulutonline.com, SULUT – Tahap 1 Program Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) di Sulawesi Utara tahun 2026 telah berjalan sesuai jadwal meskipun sempat ada sedikit keterlambatan. Progres untuk tahap 2 yang saat ini sedang berjalan juga menjadi angin segar.
“Kami masih optimis bisa mengejar dan semoga seluruh pekerjaan fisik maupun administrasinya bisa rampung tepat waktu pada Desember tahun ini,” ujar PPK Sanitasi, Satker Prasarana Permukiman, BPBPK Sulawesi Utara, Ridwan R, S.T.,M.T.,
Dijelaskan, Program Sanimas merupakan langkah strategis yang sangat efektif untuk memutus rantai penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk. Dengan menyediakan sarana pembuangan kotoran yang layak, program ini langsung menyasar akar masalah pencemaran lingkungan.
Pemberian prioritas kepada lansia, baduta, ibu hamil, dan penyandang disabilitas memiliki dampak yang sangat besar. Dampak Positif yang Dihasilkan adalah Lingkungan Bersih, Penurunan Kasus Penyakit dan Peningkatan Kualitas Hidup
Berikut adalah rangkuman sebaran program Sanimas dan LPK untuk Tahap 1 dan Tahap 2:
Sanimas Tahap 1
Total program Sanimas Tahap 1 tersebar di 16 Desa dan 2 LPK, dengan rincian wilayah sebagai berikut:
Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong): 14 Desa
Kabupaten Minahasa: 2 Desa
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut): 2 LPK (Lembaga Pendidikan Keagamaan)
Sanimas Tahap 2
Total program Sanimas Tahap 2 tersebar di wilayah berikut:
Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong): 2 Desa.(*gen)















