Gideon Yeremia Longkutoy Nyatakan Mundur dari NasDem, Ini Sikapnya

banner 120x600

RSOL/RakyatSulutOnline.com, BITUNG — Gideon Yeremia Longkutoy (GYL) resmi menyatakan mundur dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri kiprahnya di partai yang sebelumnya memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bitung, Minggu (4/10/2026).

Keputusan mundur itu disampaikan GYL setelah melalui berbagai pertimbangan dengan mencermati dinamika yang berkembang di internal partai.

Menurut GYL, langkah untuk meninggalkan Partai NasDem bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Keputusan tersebut merupakan hasil dari proses pemikiran dan evaluasi yang telah dilakukan secara matang.

Selain itu, GYL juga menyebutkan bahwa berbagai dinamika yang berkembang menjadi bagian dari pertimbangan sebelum akhirnya menentukan sikap untuk mengakhiri keterlibatannya di Partai NasDem.

Dengan keputusan tersebut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak lagi melanjutkan kiprah politiknya melalui Partai NasDem.

Sikap mundur ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan GYL dalam struktur Partai NasDem, termasuk setelah sebelumnya dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Ketua DPD Partai NasDem Kota Bitung.

GYL menyampaikan keputusan tersebut sebagai sikap pribadi yang telah dipertimbangkan secara matang, sekaligus sebagai bentuk konsistensi terhadap pilihan yang telah ditetapkannya.

Meski mengakhiri karier politiknya di partai besutan Surya Paloh tersebut, GYL tetap menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh jajaran Partai NasDem.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPP, DPW, pengurus, anggota fraksi, kader dan simpatisan yang selama ini telah bersama-sama membangun Partai NasDem,” ujarnya.

Mundurnya GYL juga memunculkan spekulasi mengenai arah politiknya ke depan. Sejumlah pengamat politik menilai peluang GYL bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) cukup besar. Penilaian itu tidak lepas dari kedekatan GYL dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, PSI yang dipimpin Kaesang Pangarep juga dikenal banyak dihuni tokoh-tokoh muda yang aktif dalam dunia politik nasional.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari GYL mengenai partai politik yang akan menjadi pelabuhan berikutnya.

Pengunduran diri GYL menambah daftar tokoh politik Sulawesi Utara yang memilih meninggalkan NasDem.

Sebelumnya, mantan Ketua DPW NasDem Sulut, Victor Mailangkay, juga telah secara resmi menyampaikan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, pada pekan lalu.

Keputusan dua tokoh tersebut dipandang sebagai bagian dari dinamika politik yang terus berkembang menjelang agenda politik mendatang, sekaligus menjadi perhatian publik terkait arah pergerakan kekuatan politik di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Bitung. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *