Perkuat Ketersediaan Pakan Ternak, Gubernur Gorontalo dan Direktur Utama PT Berdikari Matangkan Perjanjian Kerja Sama

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama PT Berdikari terus memperkuat komitmen dalam merealisasikan pembangunan pabrik pakan ternak di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Gorontalo bersama Direktur Utama PT Berdikari yang secara khusus membahas pematangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan pelaksanaan pembangunan fasilitas industri pakan ternak.

Pematangan Perjanjian Kerja Sama ini menjadi tahapan penting dan strategis dalam rangkaian percepatan pembangunan Industri pakan ternak. Perjanjian ini menjadi dasar bagi kedua pihak untuk memastikan kejelasan ruang lingkup kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, pembagian peran, mekanisme pemanfaatan lahan, tanggung jawab, serta tahapan pembangunan dan operasional pabrik.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menekankan, pentingnya memastikan seluruh substansi kerja sama dibahas secara matang agar pelaksanaan pembangunan memiliki kepastian dari aspek hukum, teknis, kelembagaan, maupun tata kelola. Dengan demikian, setelah PKS disepakati dan ditandatangani, masing-masing pihak dapat segera menjalankan tanggung jawab sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.

“Penyelesaian PKS sekaligus menjadi momentum penting untuk membawa rencana pembangunan pabrik pakan ternak dari tahapan persiapan menuju tahapan pelaksanaan yang lebih konkret dan terukur,” ujar Gusnar.

Dia menegaskan, pabrik pakan ternak di Desa Tolongio merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Hilirisasi Ayam Terintegrasi, yang dikembangkan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan PT Berdikari. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas industri, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem peternakan ayam yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dia menjelaskan, keberadaan pabrik pakan ternak nantinya diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pakan ternak yang berkualitas dan terjangkau di daerah, meningkatkan pemanfaatan jagung sebagai bahan baku utama industri pakan, membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani jagung di Gorontalo, terintegrasi dengan pengembangan broiler farm atau peternakan ayam pedaging untuk memperkuat rantai produksi, meningkatkan efisiensi usaha peternakan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan melalui pematangan PKS ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap seluruh tahapan kerja sama dapat segera berjalan sehingga pembangunan pabrik pakan ternak dapat direalisasikan sesuai perencanaan.(*mra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *