Kembangkan Transportasi Laut, Pemkab Bolmong Audiensi dengan Kemenhub

banner 120x600

Rakyat Sulut, Bolmong – Demi pengembangan sektor transportasi laut melalui peningkatan infranstruktur kepelabuhanan. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan audiensi dengan pemerintah pusat.

Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan rencana pengembangan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Kabupaten Bolaang Mongondow. Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat guna menunjang pelayanan kepelabuhanan, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan konektivitas antar daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa keberadaan TUKS memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor

industri dan memperkuat perekonomian daerah. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi salah satu infrastruktur penting yang mampu mendorong aktivitas investasi di Bolaang Mongondow.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar rencana pengembangan TUKS dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami berharap Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Bolaang Mongondow. Kehadiran fasilitas ini akan menjadi bagian penting dalam memperlancar distribusi barang, meningkatkan daya tarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Yusra Alhabsyi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan faktor utama dalam mewujudkan infrastruktur transportasi laut yang modern, andal, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Pengembangan TUKS juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem logistik daerah, sehingga distribusi barang dapat berlangsung lebih efisien dan mendukung berbagai aktivitas ekonomi yang terus berkembang di wilayah Bolmong,” kunci Yusra.(*jos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *