RSOL, Rakyatsulutonline.com, Bitung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung sukses menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di lapangan upacara Kantor Walikota, Senin (17/8/2026).
Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE bertindak sebagai Inspektur Upacara, dan turut didampingi oleh Ketua TP PKK Ny. Ellen Honandar Sondakh SE., bersama Wakil Wali Kota, Randito Maringka S. Sos., Sekretaris TP. PKK kota Bitung, Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung.
Pada upacara tersebut, turut juga dihadiri Sekretaris Daerah Ir. Ign. Rudy Theno, Ketua DWP kota Bitung, Ny. Nurjaya Theno-Munarwin, dan unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kota Bitung.

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., SIK., MH., kelahiran Lubuk Linggau, 10 November 1995. Abiturien Akademi Kepolisian (Akpol) 2017, yang saat ini menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Bitung.
Sementara itu, Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Lettu CPM Muhammad Rizky Hariyanto, S.Tr.Han., kelahiran Jakarta, 27 Mei 1999, abiturien Akademi Militer 2021 yang sehari-hari menjabat sebagai Dansubdenpom XIII/1-2 Bitung.
Untuk Perwira Upacara dijabat AKP Krisna Supeno, kelahiran Maumere, 7 Oktober 1968, abiturien PAG 2016, menjabat sebagai Kasi Fasilitas Subditi Fasharkan Ditpolairud Polda Sulut.

Kemudian untuk teks Proklamasi dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Bitung Vivi Jeanet Ganap, SE., sedangkan Pembukaan UUD 1945 dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Bitung John Michael Toar Sondakh, S.Sos., MAP.
Adapun Doa dipimpin oleh Pastor Paroki Stella Maris Bitung Pastor Bonifasius Berly Dianomo, Pr. Kehadiran tokoh agama dalam upacara tersebut menegaskan pesan kebersamaan dan kerukunan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Bitung.
Peserta upacara melibatkan berbagai unsur, yakni Kodim 1310 Bitung, Satuan Pertahanan Pantai Kodaeral VIII Bitung, Satuan Kapal Patroli Kodaeral VIII Bitung, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 916/Bara Sakti, Polres Bitung, Polairud, Dinas Perhubungan, CPNS Kota Bitung, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, STIE Petra Bitung, serta siswa-siswi SMA Negeri 2 Bitung.
Tak ketinggalan, rangkaian upacara diiringi Korsik Kota Bitung yang dikoordinasikan Yamsi Goni, serta persembahan aubade dari siswa-siswi SMP Negeri 2 Bitung turut berperan penting dalam upacara tersebut.

Suasana semakin menarik ketika Paskibraka Kota Bitung membentuk simbol usia kemerdekaan Indonesia. Formasi tersebut menggambarkan perjalanan 81 tahun Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, sekaligus menjadi simbol kesinambungan perjuangan dari generasi ke generasi. Bagi Kota Bitung, upacara peringatan kemerdekaan bukan semata agenda seremonial tahunan. Kehadiran berbagai unsur dalam satu lapangan memperlihatkan bahwa kemerdekaan dirawat melalui kerja bersama, disiplin dan tanggung jawab.
Momentum ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada upacara dan pengibaran bendera. Nilai kemerdekaan dituntut hadir dalam kerja nyata pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Bitung serta berkontribusi bagi Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (fik*/adv)














