Malam Ketujuh Muksin Dondo, Kapolres Kotamobagu Hadir di Tengah Keluarga yang Berduka

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut- KOTAMOBAGU — Duka masih terasa di kediaman keluarga almarhum Muksin Dondo, salah satu korban insiden tragis drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Memasuki malam ketujuh setelah kepergian Muksin, suasana haru kembali menyelimuti kediaman keluarga di Desa Pontodon Timur, Sabtu (22/8/2026) kemarin.

Di tengah suasana duka tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik hadir langsung dalam ta’jiah malam ketujuh almarhum.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Kotamobagu itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus empati kepada keluarga yang masih berduka. Kapolres turut memanjatkan doa bagi almarhum serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam suasana penuh haru, Abdul Kholik menyampaikan harapan agar keluarga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menerima kepergian Muksin.

Kehadiran Kapolres juga memperlihatkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam menjalankan fungsi penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berupaya berada di tengah masyarakat ketika menghadapi musibah.

Keluarga dekat korban, Kusnan Mokoginta, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kapolres Kotamobagu.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres Kotamobagu di tengah keluarga kami. Kehadiran beliau menjadi penguatan bagi keluarga,” ujar Kusnan.

Ta’jiah malam ketujuh tersebut menjadi ruang bagi keluarga, kerabat dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhum Muksin Dondo.

Kepergian Muksin meninggalkan luka mendalam. Bagi keluarga yang ditinggalkan, doa dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan untuk perlahan menerima kenyataan dan menjalani hari-hari tanpa sosok yang mereka cintai.

Insiden drag race di Kelurahan Upai sebelumnya telah merenggut sejumlah nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Tragedi tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan, terutama olahraga otomotif yang melibatkan peserta maupun penonton dalam jumlah besar.

Kehadiran Kapolres dalam ta’jiah tersebut pun menjadi bentuk penguatan moril bagi keluarga korban sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di tengah suasana kehilangan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *