Goju-Kai Open Tournament Sulut Tuntas, Juara Diproyeksikan Jadi Andalan Sulut di Level Nasional

banner 120x600

RSOL/RakyatSulutOnline.com, BITUNG – Tiga hari pertarungan di atas tatami akhirnya tuntas. Kejuaraan Karate Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026 resmi berakhir dengan lancar, sekaligus melahirkan para juara yang diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan karate Sulawesi Utara di level nasional.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari di GOR Dua Saudara Manembo-Nembo tersebut, diikuti sebanyak 723 atlet yang tergabung dalam 44 kontingen dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Seremoni penutupan berlangsung khidmat di panggung utama dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Ketua Pengurus Besar Karate Gojukai sekaligus Dewan Guru Nasional, Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H., jajaran Kejati Sulut, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Wilayah Kejati Sulut, serta Ketua Dewan Guru Daerah Gojukai Komda Sulut, Josis Ngantung.

Dukungan pemerintah daerah dan unsur penegak hukum turut memperlihatkan kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga prestasi. Hadir Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., juga sebagai Ketua KONI Kota Bitung,
bersama jajaran Forkopimda Kota Bitung, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ign. Rudy Theno, S.T., M.T., Wakil Ketua DPRD Kota Bitung,
Ronal Kansil SH., Kapolres Bitung, Komandan Kodim 1310 Bitung, serta Ketua Pengadilan Negeri Bitung.

Kejuaraan tersebut ditutup secara resmi oleh Ketua Umum Karate-Do Gojukai Indonesia Pengurus Daerah Sulawesi Utara yang juga secara ex officio menjabat sebagai Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., Datuk Toembidjo, Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan laporan panitia pada acara penutupan, seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai dengan rencana. Bahkan, selama tiga hari kompetisi tidak terdapat atlet yang mengalami cedera serius.

Namun, bagi Feri Tas, keberhasilan sebuah kejuaraan karate tidak semata-mata diukur dari jumlah medali maupun trofi yang berhasil dibawa pulang.

Ia menegaskan, karate memiliki nilai lebih besar karena menjadi salah satu sarana membentuk karakter generasi muda.

“Karate bukan sekadar olahraga untuk mengejar kemenangan dan membawa pulang trofi,” tegas Feri Tas dalam sambutannya.

Menurutnya, setiap pertandingan merupakan proses pembentukan mental. Para atlet ditempa untuk memiliki keberanian, kedisiplinan, sportivitas serta mental pantang menyerah.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, jauh lebih penting untuk dibawa para atlet dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan sekadar pencapaian di atas arena pertandingan.

Kejuaraan ini juga menjadi momentum bagi Goju-Kai Sulut untuk memetakan potensi atlet-atlet muda yang memiliki kemampuan dan prestasi untuk terus dikembangkan.

Para karateka yang berhasil meraih juara diharapkan tidak berhenti pada pencapaian di turnamen ini. Mereka akan didorong untuk meningkatkan kemampuan melalui latihan dan pembinaan berkelanjutan sehingga mampu bersaing di ajang yang lebih tinggi.

Kesuksesan kejuaraan tersebut, lanjut dia, tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Bitung dan Forkopimda, khususnya Wali Kota Bitung. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat terlaksana dengan baik.

Kejuaraan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan, pematangan pengalaman bertanding, sekaligus melahirkan bibit-bibit karateka berprestasi.

Pada kesempatan itu, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan. Berbagai kekurangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kajati Sulut Cup pada masa mendatang.

Dengan berakhirnya Open Tournament Karate-Do Goju-Kai Sulut, tantangan berikutnya justru dimulai. Medali boleh menjadi simbol kemenangan, tetapi pembinaan dan mental juara menjadi modal untuk membawa nama Sulawesi Utara ke pentas nasional, bahkan internasional. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *