Bitung  

Buka Lomba B2SA, Ellen Honandar Sondakh Dorong Pangan Lokal Jadi Menu Sehat dan Bernilai Ekonomi

banner 120x600

RSOL/Rakyatsulutonline.com, BITUNG — Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE., membuka Lomba Cipta Menu Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) Berbasis Pangan Lokal antar Kecamatan se-Kota Bitung, berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Girian Weru 2, Kecamatan Girian, Kamis (10/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Ny. Ellen Honandar Sondakh didampingi Sekretaris TP PKK Kota Bitung Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, bersama Ketua Pokja III Ny. Tenti Suak Sakul, Anggota Pokja III Ny. Mareyne Wongkar Sigarlaki, S.E., M.A.P., dan Chef Michael Manoso, serta jajaran pengurus TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan se-Kota Bitung.

Ketua TP PKK Ny. Ellen Honandar Sondakh menegaskan, lomba ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin sadar bahwa makanan sehat dapat dimulai dari bahan pangan yang tersedia di lingkungan sendiri.

Hari ini bukan sekedar ajang unjuk kebolehan memasak, melainkan wadah strategis untuk membuktikan bahwa makanan sehat, bergizi, dan seimbang tidaklah membosankan,” kata Ellen.

Menurut Ellen, pangan lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai menu yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila diolah secara kreatif.

Ia mendorong kader PKK dan masyarakat untuk tidak hanya melihat pangan lokal sebagai bahan makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai peluang untuk menciptakan produk pangan yang inovatif dan memiliki nilai jual.

Pangan lokal yang ada di sekitar kita harus mampu kita olah menjadi makanan yang sehat, bergizi, aman, menarik, dan tentunya memiliki nilai ekonomi,” ujar Ellen.

Ellen mengatakan, penerapan konsep B2SA di tingkat keluarga merupakan bagian penting dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat. Keragaman bahan pangan juga dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan daerah dalam mendukung ketahanan pangan.

Melalui kegiatan ini, saya berharap kreativitas ibu-ibu dan seluruh peserta terus dikembangkan. Jangan berhenti pada lomba, tetapi apa yang kita tampilkan hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan dikembangkan menjadi usaha,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Bitung juga mengapresiasi keterlibatan seluruh kecamatan dalam lomba tersebut. Menurutnya, kreativitas dalam mengolah pangan lokal dapat menjadi contoh bahwa menu sehat tidak harus mahal dan bahan pangan bergizi tidak selalu berasal dari luar daerah.

Kalau pangan lokal kita bisa diolah dengan baik, maka kita bukan hanya mendapatkan makanan yang sehat, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Lomba Cipta Menu Pangan B2SA berbasis pangan lokal antar-kecamatan se-Kota Bitung tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi mengenai pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *