RSOL/RakyatSulutOnline.com, BITUNG – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan dalam membangun lingkungan pendidikan yang berintegritas. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Penilaian Indeks Integritas Pendidikan Kota Bitung di ruang SH. Sarundajang, Selasa (27/10/2026).
Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut atas peluncuran Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap penerapan nilai-nilai integritas dan tata kelola pendidikan di Kota Bitung.
Dalam sambutannya, Hengky menegaskan bahwa hasil survei tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai angka atau nilai, tetapi harus menjadi bahan evaluasi untuk mendorong perbaikan nyata di lingkungan satuan pendidikan.
Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi kejujuran, serta berpegang pada nilai-nilai moral.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para kepala satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kota Bitung, agar menjadikan rapat tersebut sebagai ruang untuk menyatukan komitmen, mengidentifikasi aspek yang perlu dibenahi, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang dapat dilaksanakan secara konsisten.
Hengky juga menekankan bahwa penguatan integritas di dunia pendidikan harus dimulai dari keteladanan para Kepala Sekolah, guru, dan seluruh tenaga pendidik.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang transparan, adil, dan disiplin, serta bebas dari praktik gratifikasi maupun pungutan yang tidak semestinya. Dengan demikian, setiap peserta didik dapat memperoleh ruang dan kesempatan yang adil untuk berkembang.
Melalui penguatan integritas tersebut, Pemkot Bitung berharap tercipta tata kelola pendidikan yang semakin baik, sekaligus membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
Diakhir sambutannya, Hengky Honandar berharap kerja sama dan komitmen seluruh pihak dapat membawa perubahan positif bagi masa depan pendidikan di Kota Bitung.
Rapat Penilaian Indeks Integritas Pendidikan Kota Bitung kemudian secara resmi dibuka dengan harapan seluruh hasil evaluasi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten I Setda Kota Bitung Forsman Dandel, S.Sos., MAP., bersama Asisten II John Michael Toar Sondakh, S.Sos., MAP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, S.IP, MSi., Kabag Hukum Kristiarso, SH, MH., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo, M.Pd., serta para kepala satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kota Bitung. (f**)















