RSOL, Rakyat Sulut -KOTAMOBAGU– Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dani Ikbal Mokoginta (DIM) menyayangkan Corporate Social Respibsibility (CSR) sejumlah perusahaan swasta yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu.
Bahwa beberapa perusahaan, swasta yang bergerak di sektor keuangan dan perdagangan, yang kurang memperhatikan hak sosial masyarakat. Kata dia, termasuk sprogram perusahaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama masyarakat sekitar perusahaan.
“Terutama yang berusaha di bidang perdagangan dan keuangan, mereka telah berkontribusi terhadap ekonomi lokal. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, saya melihat realisasi CSR dari perusahaan-perusahaan ini masih kurang jelas,” ujar Ketua Komisi II DRPD Kotamobagu.
Lanjutnya dia, ada banyak kebutuhan masyarakat, yang semestinya dapat diintervensi melalui program CSR perusahaan, terutama dalam pengembangan UMKM, pengelolaan sampah, hingga perawatan lingkungan kota.
“Seperti mendorong UMKM naik kelas, pelatihan dan pembinaan UMKM, hingga pengelolaan sampah. Beberapa perusahaan bahkan turut menghasilkan sampah, sehingga penting bagi mereka ikut berbagi tanggung jawab,” ungkapnya.
Pihaknya Mendorong kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kotamobagu, untuk ebih tegas dalam memastikan komitmen CSR perusahaan sebelum menerbitkan izin usaha.
“Evaluasi terhadap perusahaan yang tidak menjalankan tanggung jawab sosial, juga perlu dilakukan secara berkala. Tentunya, dinas teknis harus memastikan hal-hal ini sebelum izin usaha diberikan. Untuk perusahaan yang sudah beroperasi, perlu ada pengawasan. Jika ditemukan adanya perusahaan yang tidak mengindahkan, maka segera dievaluasi,” tandasnya. (jux)


















