banner 728x250

banner 728x250

Tingkatkan Indeks IPM, Pemkot Tancap Skedul 100 Doktor

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut-KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, ilmiah, dan berdaya saing global melalui pelaksanaan program 100 Doktor Kota Kotamobagu. Senin,(14/7/2025)

Salah satu langkah konkret dari inisiatif strategis ini adalah kegiatan Sosialisasi Program Magister (S2) dan Doktoral (S3) dari Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang digelar belum lama ini.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Asisten I, Asisten II, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, serta diikuti oleh seluruh pimpinan OPD, para Kepala Bagian, Camat, Lurah, Sangadi, Dosen dari berbagai Perguruan tinggi di Kota Kotamobagu, serta Masyarakat umum yang antusias mengikuti paparan terkait peluang pengembangan SDM melalui jalur Pendidikan tinggi.

Dikatakan Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Moh. Agung Adati, bahwa kegiatan ini, merupakan bagian penting dari langkah Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mewujudkan visi pembangunan jangka panjang berbasis inovasi, riset, dan kebudayaan lokal.

“Hari ini kami mengundang Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) dalam rangka sosialisasi Program Strata Dua dan Program Doktoral. Khusus untuk program Doktoral, Pemerintah Kota Kotamobagu memiliki program strategis 100 Doktor, yang merupakan program unggulan dari Pak Wali Wali Kota, Wenny Gaib, dan Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat,”ungkapnya.

Selain itu, bahwa program ini terbuka bagi ASN, Dosen, Guru, dan Masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Doktoral. “Hal ini, merupakan bagian dari strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan sejalan dengan semangat Kota Kotamobagu bersahabat (Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif),”terangnya

Sementara itu Syarif Rakhmat Mokoginta, mengatakan, selaku Tim Pengkaji Kebijakan Daerah (TPKD) Kota Kotamobagu menjelaskan, bahwa program ini dirancang berbasis Kemitraan Strategis dalam pendanaan.

“Skema program tidak mengandalkan pembiayaan penuh dari Pemerintah Daerah, melainkan bersifat kolaboratif. Pemerintah Kota Kotamobagu akan memfasilitasi Klinik persiapan beasiswa Doktoral, pelatihan academic writing, serta pendampingan penyusunan proposal riset berbasis kebutuhan lokal,”tandasnya. (jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *