Rakyat Sulut, Minahasa – Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang I Tahun 2026.
Kegiatan ini meretas tema ‘Pembangunan Sikap Hospitality untuk Pengembangan SDM yang Bermakna, Profesional, Sopan dan Berbasis Pencegahan Kekerasan Seksual’. Giat bertempat di Auditorium Maria Walanda Maramis, Unima pada Senin, 16 Maret 2026.
Dalam laporannya, Ketua LPPM Unima Dr Armstrong F Sompotan MSi mengatakan bahwa kegiatan KKN Gelombang I Tahun 2026 diikuti oleh 677 mahasiswa dari berbagai fakultas.
“Jumlah peserta KKN sebanyak 677 mahasiswa, terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 217 mahasiswa, Fakultas Teknik (FT) 136 mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 130 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) 84 mahasiswa, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) 60 mahasiswa, serta Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) 50 mahasiswa,” ujar Armstrong.
Dia menjelaskan, dari total peserta tersebut 420 mahasiswa mengikuti KKN Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sementara 257 mahasiswa mengikuti KKN reguler. Para mahasiswa ini akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
“Saya berharap melalui kegiatan KKN ini mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” Sompotan.

Kegiatan pembekalan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Unima Prof Dr Donal Matheos Ratu MHum. Pembukaan kegiatan turut disaksikan oleh perwakilan pemerintah daerah dari Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Carlo Wagey SH, yang hadir mewakili Bupati Minahasa.
Saat diwawancarai awak media bersama Humas Unima Titof Tulaka, Carlo menuturkan apresiasi Pemerintah Kabupaten Minahasa kepada pimpinan Unima yang kembali mempercayakan wilayah Minahasa sebagai lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa. “Pemerintah Kabupaten Minahasa mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Universitas Negeri Manado yang telah mempercayakan pelaksanaan KKN Gelombang I Tahun 2026 di wilayah kami,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa kegiatan KKN memiliki dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendorong perubahan pola pikir serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Kami yakin kegiatan KKN ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun wawasan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan,” jelas Carlo.
Ia juga menilai bahwa program KKN tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami dinamika pembangunan di daerah.
“Dengan adanya KKN ini, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses pembangunan daerah serta interaksi dengan masyarakat,” urai Wagey.
Dalam kesempatan tersebut, Carlo juga menyampaikan ucapan terima kasih dari Bupati Minahasa dan Wakil Bupati Minahasa kepada Unima atas kerja sama yang terus terjalin dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan pembekalan KKN ini turut dihadiri oleh Dekan FIKKM, Prof. Dr. Fredrik Alfrets Makadada, M.Kes., AIFO, Dekan FISH, Prof. Dr. Theodorus Pangalila, S.Fils, SH, M.Pd, Dekan FT, Dekan FT, Dr. Hendro Maxwell Sumual, ST, M.Eng., M.Pd., Dekan FBS, Dr. Grace Luntungan, M.Hum, Sekretaris LPPM UNIMA Dr. Rifana S.S.I. Kawet, S.T., M.T., dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Pemerintah Kota Tomohon, serta panitia pelaksana dari LPPM UNIMA.(*kia/but)














