Gubernur Yulius Selvanus Hadir, 186 Lulusan STIMIK Multicom Siap Hadapi Dunia Kerja

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – KOTAMOBAGU – Sebanyak 186 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Multicom Kotamobagu resmi menyandang status sebagai lulusan, setelah mengikuti Sidang Senat Terbuka dalam rangkaian prosesi wisuda, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu itu turut dirangkaikan bersama Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK). Prosesi tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, bersama sejumlah kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah momentum akademik tersebut memperlihatkan kuatnya perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan tinggi.

Prosesi wisuda dipimpin langsung Rektor STIMIK Multicom Kotamobagu, Supit Mamuaya, S.Kom., M.Si. Para wisudawan dan wisudawati mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh khidmat dan kebanggaan.

Bagi 182 lulusan tersebut, momentum ini bukan sekadar seremoni mengenakan toga. Wisuda menjadi titik awal untuk membawa ilmu, keterampilan, serta pengalaman akademik ke tengah masyarakat dan dunia profesional.

Rektor STIMIK Multicom Kotamobagu, Supit Mamuaya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Utara. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Sulut tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan di wilayah BMR.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara atas kehadiran dan dukungannya terhadap pendidikan serta perguruan tinggi di wilayah Bolaang Mongondow Raya,” ujar Supit.

Ia mengatakan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi yang bergerak begitu cepat, lulusan perguruan tinggi dituntut mampu membaca peluang, menciptakan inovasi, serta menghasilkan karya yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, Supit mendorong para lulusan agar tidak hanya berpikir menjadi pencari kerja. Sebaliknya, lulusan diharapkan mampu menjadi pencipta peluang dan bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Jangan hanya berpikir untuk mencari pekerjaan. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, kehadiran para kepala daerah se-BMR menjadi sinyal pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya masa pendidikan, para lulusan kini dihadapkan pada tantangan yang lebih besar. Bekal akademik yang diperoleh diharapkan dapat diwujudkan melalui karya, inovasi dan kontribusi nyata.

Wisuda 186 lulusan STIMIK Multicom Kotamobagu pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga diharapkan melahirkan generasi yang mampu mengambil peran dalam pembangunan Bolaang Mongondow Raya, Sulawesi Utara dan Indonesia. (*/jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *