Stok BBM Normal, Pemkot Kotamobagu Warning: Jangan Beli Berlebihan! 

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: NightHDR; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 296.88318; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut- KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi yang diperoleh Pemerintah Kota Kotamobagu, dari Pertamina Patra Niaga Wilayah Sulawesi, yang memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di wilayah Kota Kotamobagu, dalam kondisi aman dan normal.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, S.E., M.M., menegaskan masyarakat tidak perlu panik maupun melakukan panic buying yang justru berpotensi memperpanjang antrean di sejumlah SPBU.

“Masyarakat kami minta untuk tetap tenang. Tidak perlu ada tindakan panic buying BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Stok BBM di wilayah Kota Kotamobagu normal, stoknya aman, jadi tidak perlu panik dalam membeli BBM,” ujar Noval, Jumat (4/9/2026) pagi, di Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Menurutnya, dalam situasi seperti saat ini, masyarakat diharapkan, dapat lebih bijak dalam memenuhi kebutuhan BBM dengan membeli sesuai kebutuhan serta tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di setiap SPBU.

Noval juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pengisian BBM secara berulang kali, apabila tidak benar-benar diperlukan.

“Kami mengimbau masyarakat, untuk tidak melakukan pengisian berulang kali jika tidak diperlukan, sehingga kesempatan mendapatkan BBM dapat dirasakan, secara merata oleh masyarakat lainnya,” imbaunya.

Di tengah antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Kotamobagu juga akan menggelar pertemuan dengan pihak Pertamina Patra Niaga Wilayah Sulawesi pada Jumat sore.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang koordinasi, untuk membahas secara lebih mendalam kondisi distribusi BBM di Kota Kotamobagu sekaligus mencari langkah konkret dalam mengatasi persoalan antrean.

“Pertemuan sebentar sore kami harapkan bisa menjadi wadah, untuk koordinasi lanjutan serta mengupayakan tindakan-tindakan yang lebih memberikan solusi terkait antrean panjang yang terjadi,” ungkapnya.

Meski stok BBM disebut telah kembali normal, Pemerintah Kota Kotamobagu tidak akan menghentikan pengawasan. Bersama jajaran Polres Kotamobagu dan Kodim 1303 Bolaang Mongondow, pemerintah akan terus memantau ketersediaan serta mekanisme distribusi BBM di seluruh SPBU.

“Kami akan terus melakukan pengawasan, terutama terhadap ketersediaan stok di SPBU yang ada maupun penyalurannya kepada masyarakat. Ini harus kami lakukan untuk memastikan kelancaran distribusi, penyaluran yang merata sesuai kebutuhan masyarakat, dan yang paling penting bisa mengurai antrean panjang yang terjadi beberapa hari terakhir,” tegas Noval.

Pemkot Kotamobagu berharap masyarakat tidak terpancing isu yang dapat memicu kepanikan. Dengan stok yang dipastikan aman, pembelian BBM sesuai kebutuhan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga distribusi tetap lancar dan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan secara merata. (*/jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *