Gubernur Gorontalo Minta OPD Percepat Penyerapan Anggaran 2026

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Gorontalo diultimatum mempercepat penyerapan anggaran APBD 2026, terutama pada program prioritas dan belanja modal yang membutuhkan persiapan sejak awal. Hal itu disampaikan Gubernur Gusnar Ismail, saat memimpin rapat pimpinan evaluasi realisasi anggaran hingga September 2026 secara virtual di Ruang Oval, Gubernuran, Rabu (14/10/2026).

Dia menekankan, OPD yang mengalami penambahan atau perubahan anggaran melalui APBD Perubahan harus segera menyiapkan pelaksanaan kegiatan. Khususnya pekerjaan yang membutuhkan waktu panjang.

“Pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan waktu harus dipersiapkan dari awal, supaya bisa diselesaikan dalam sisa waktu tahun anggaran 2026,” tegas Gusnar.

Selain penyerapan anggaran, Gusnar menyoroti penyelesaian sensus barang milik daerah. Ia meminta pimpinan OPD dengan capaian di bawah 70 persen segera mempercepat proses tersebut karena berkaitan dengan penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Hingga September 2026, realisasi fisik APBD Provinsi Gorontalo mencapai 73,91 persen, melampaui target sebesar 72,81 persen. Sementara itu, realisasi keuangan tercatat sebesar 68,41 persen, masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 72,13 persen.

Berdasarkan paparan realisasi APBD 2026 Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Gorontalo, pendapatan asli daerah (PAD) dalam APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp450,63 miliar, meningkat Rp10 miliar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp440,63 miliar.(*mra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *