Pemkot Kotamobagu Perkuat Layanan Kesehatan, RSUD Kembangkan Fasilitas Jantung dan Kanker

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan layanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).

Upaya tersebut dilakukan secara bertahap, untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik, sekaligus memperkuat peran RSUD Kotamobagu sebagai salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Saat ini, RSUD Kotamobagu telah mengoperasikan layanan hemodialisa atau cuci darah bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Tak berhenti di situ, pengembangan fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk penanganan penyakit jantung serta penguatan pelayanan kanker juga mulai dipersiapkan.

Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kes., melalui Kepala Seksi Penunjang Medis dan Humas, Desak Putu Indrawati, SKM., M.Kes., mengatakan, pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Kotamobagu dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Selain pelayanan hemodialisa yang telah berjalan, RSUD Kotamobagu juga tengah melakukan proses pengembangan layanan Cathlab untuk penanganan penyakit jantung,” ujarnya.

Menurutnya, Cathlab merupakan fasilitas medis yang digunakan untuk pemeriksaan pembuluh darah jantung, termasuk tindakan kateterisasi, dan intervensi koroner berdasarkan indikasi medis.

Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan diagnostik maupun tindakan medis bagi pasien penyakit jantung.

Sementara itu, untuk pelayanan kanker, RSUD Kotamobagu juga terus melakukan penguatan guna mendukung proses deteksi, diagnosis, penanganan hingga rujukan pasien secara lebih terintegrasi.

Desak menjelaskan, pengembangan layanan KJSU tidak hanya difokuskan pada kesiapan fasilitas, tetapi juga peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan (SDMK).

“Untuk kesiapan SDMK Cathlab dan sitotoksik sudah dipersiapkan. Saat ini dua tenaga kesehatan sedang mengikuti pelatihan dan satu tenaga dokter juga disiapkan,” jelasnya.

Langkah pengembangan tersebut sejalan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024 tentang Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Melalui penguatan fasilitas dan peningkatan kompetensi tenaga medis, Pemkot Kotamobagu berharap RSUD dapat terus meningkatkan, kapasitasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan mudah dijangkau masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) dan sekitarnya.

“Ke depan, pengembangan layanan ini diharapkan semakin memperkuat peran RSUD Kotamobagu, sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Bolaang Mongondow Raya, dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien, mutu pelayanan, serta pemerataan akses kesehatan,” pungkasnya. (jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *