Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Kapolres Boltim Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – BOLTIM – Semangat kebangsaan dan nilai-nilai persatuan kembali digaungkan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (1/6/2026), di halaman Kantor Bupati Boltim.

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, SE., MM., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Kehadiran Kapolres Boltim menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung penguatan ideologi Pancasila sekaligus mempererat sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan persatuan masyarakat.

Selain Bupati dan Kapolres, upacara juga dihadiri Wakil Bupati Boltim Argo V. Sumaiku, jajaran Forkopimda, Ketua dan anggota DPRD, Dandim 1303, perwakilan Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Usai mengikuti upacara, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang mampu menyatukan berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial masyarakat Indonesia.

“Pancasila adalah warisan luhur bangsa yang menjadi perekat persatuan dan kesatuan. Di tengah berbagai tantangan zaman, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan semangat gotong royong,” ujar AKBP Golfried.

Ia menambahkan, implementasi nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkokoh rasa cinta tanah air, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, damai, serta sejahtera,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polri akan terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebhinekaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan antarwarga semakin kokoh sehingga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *