banner 728x250

BEM Unima dan Unsrat Gelar Liga Debat Mahasiswa, Gubernur Sulut Bakar Semangat Peserta

banner 120x600
banner 468x60

RSOL, Rakyatsulutonline.com, Manado — Pelaksanaan Liga Debat Mahasiswa yang digelar kerjasama antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Manado (Unima) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) turut menghadirkan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) sebagai keynote speaker.

Giat berlangsung di Hotel Luwansa, Manado. Tema “Menenun Ekonomi Biru dan Ekonomi Hijau” ini menyoroti peran mahasiswa dalam pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara, Kamis 27 November 2025.

banner 325x300

Gubernur Sulut YSK mengatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap mahasiswa sebagai generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan etis. YSK juga menyentil dan menilai tema debat sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah yang sedang dijalankan pemerintah provinsi.

“Mahasiswa perlu membiasakan diri berdiskusi secara kritis. Namun tentu tetap beretika. Ini penting untuk membentuk karakter pemimpin masa depan,” pinta YSK.

Ia menjelaskan bahwa perlunya kembali arah pembangunan yang berfokus pada penguatan ekonomi berbasis kelautan dan lingkungan, yang dikenal sebagai ekonomi biru dan ekonomi hijau.

“Kekayaan Sulut dari laut hingga daratan harus dikelola secara berkelanjutan untuk memberikan dampak bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Gubernur YSK juga menguraikan soal visi misi pembangunan Sulut di masa kepemimpinannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay. Menurutnya, Visi menuju Sulawesi Utara maju, sejahtera dan berkelanjutan. Dan misi ditopang dengan 8 misi yaitu pertama, mencegah dan memberantas KKN dan Narkoba, kedua meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ketiga membangun perekonomian daerah, keempat memperkuat daya saing daerah dan internasional, kelima meningkatkan ketahanan pangan, energi dan air yang merata dan berkelanjutan, keenam memperbaiki tata kehidupan maayarakat yang tertib, aman dan nyaman dengan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkearifan lokal, ketuju meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, kedelapan meningkatkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

“Debat ini dapat menjadi forum untuk memperkuat. Demikian halnya membangun karakter dan integritas mahasiswa serta mendorong terlibat aktif dalam proses pembangunan daerah. Ide dan masukan dari mahasiswa sangat dibutuhkan. Saya yakin banyak di antara kalian yang akan menjadi pemimpin di masa mendatang,” yakin gubernur.

Sementara itu, Rektor Unima Dr Joseph Philip Kambey melalui Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof Dr Mister Gideon Maru mengucapkan atensinyan kepada Pemerintah Provinsi Sulut.

“Kami berterima kasih atas sinergitas yang sudah terbangun antara Unima dan Pemprov Sulut. Tentunya, ini akan terus diperkuat untuk Indonesia, khususnya Sulawesi Utara tercinta,” kunci Maru.

Ketua Panitia Putri Silaban melaporkan, kegiatan yang digelar pada 26–27 November 2025, yang diikuti 25 mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Utara.

“16 peserta berhasil lolos ke babak debat utama,” tutup Silaban.

Untuk diketahui, giat turut dihadiri oleh Rektor Unsrat Berty A Sompie dan Wakil Rektor 3 Unsrat Ralfie Pinasang. Giat ini juga merupakan kerjasama antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unima dan Unsrat.(*tr-05/but)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *