Pemkot Kotamobagu Percepat Operasional SPPG Bersama BGN

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 322.60968; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut – KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus mendorong percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melalui koordinasi bersama pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan tim satuan tugas daerah. (19/5/2026)

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, usai rapat bersama pihak BGN, dan seluruh tim satuan tugas yang tergabung dalam program tersebut.

“Hari ini kita melakukan rapat dengan pihak BGN serta seluruh tim satuan tugas. Dari laporan yang disampaikan, saat ini ada tujuh SPPG di Kotamobagu, satu masih terkendala persoalan mitra, dan 12 lainnya masih dalam tahap pembukaan,” terangnya. Ketika diwawancarai sejumlah media.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab, untuk mendorong pelaksanaan program BGN di daerah.

“Pemerintah Kota Kotamobagu, termasuk saya sebagai Ketua Tim Satuan Tugas, terus mendorong agar dapur-dapur yang ada di Kotamobagu bisa segera dibuka. Begitu juga para penerima manfaat harus segera didata,” katanya.

Menurutnya, berbagai kekurangan terkait persyaratan administrasi maupun teknis, harus segera dilengkapi melalui koordinasi yang baik, antara pihak BGN dan pemerintah daerah.

“Semua kekurangan persyaratan kiranya dapat dilengkapi. Tentunya hal ini, harus dikomunikasikan dengan baik antara pihak BGN dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Selain itu, telah berkoordinasi dengan pihak BGN juga, untuk mendorong para mitra untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memberdayakan petani lokal guna mendukung kebutuhan program pemenuhan gizi di Kotamobagu. (jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *