16 Ribu Liter Biosolar Terjaring, Pertamina Tegaskan Tangki Bukan Transportir Resmi

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut- BOLMUT – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan, dua mobil tangki yang mengangkut sekitar 16 ribu liter Biosolar bersubsidi ,dan terjaring di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, bukan merupakan transportir resmi Pertamina.

Dua kendaraan tersebut sebelumnya terjaring saat melintas di Jalan Trans Boroko, Desa Inomunga, Kecamatan Kaidipang, Rabu, 2 September 2026.

Muatan Biosolar bersubsidi itu diduga akan dikirim untuk, disalurkan kepada pengusaha tambang di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Berdasarkan informasi yang diperoleh, BBM tersebut diduga berasal dari sebuah gudang penyimpanan di Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina akan mengambil langkah, sesuai ketentuan, apabila dalam proses penyaluran BBM bersubsidi ditemukan adanya pelanggaran.

Menurutnya, seluruh SPBU memiliki kewajiban, untuk menyalurkan BBM subsidi sesuai aturan dan peruntukannya.

“Pertamina mengimbau SPBU untuk melakukan penyaluran BBM subsidi sesuai aturan. Jika ditemukan adanya SPBU yang melakukan pelanggaran dalam penyaluran, maka Pertamina akan melakukan tindakan berupa sanksi dan pembinaan kepada SPBU,” kata Lilik.

Tak hanya itu, Pertamina juga membuka ruang koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum untuk menindaklanjuti temuan dugaan penyalahgunaan Biosolar bersubsidi tersebut.

“Untuk mobil tangki yang digunakan, bukan transportir resmi Pertamina,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi perhatian dalam pengungkapan, dugaan pengiriman sekitar 16 ribu liter Biosolar bersubsidi yang terjaring di wilayah Bolmut.

Kasus ini diharapkan dapat ditelusuri lebih jauh oleh pihak berwenang, termasuk asal BBM, mekanisme pengangkutan, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengiriman Biosolar bersubsidi tersebut. (*/jux)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *