Bitung  

Harmoni Dalam Keberagaman, Hengky – Randito Buka Perayaan Cap Go Meh 2026

banner 120x600

RSOL/Rakyatsulutonline.com, BITUNG — Pemerintah Kota Bitung, dibawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar SE., dan Wakil Wali Kota Randito Maringka S.sos., membuka puncak perayaan Tahun Baru Imlek atau Cap Go Meh 2577 Kongzili Tahun 2026 yang berlangsung di Klenteng Seng Bo Kiong, Kecamatan Madidir kota Bitung, pada Selasa (3/3/2026).

Tampak hadir dalam acara itu, Wali Kota Hengky Honandar didampingi Istri tercinta Ny. Ellen Honandar Sondakh SE., sebagai Ketua TP PKK kota Bitung, Wakil Wali Kota Randito Maringka bersama Istri Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Ign. Rudy Theno ST, MT, MAP., bersama Ketua DWP Ny. Nurjaya Theno Moenarwin, serta unsur Forkompinda Kota Bitung.

Sebagimana diketahui, perayaan Cap Go Meh telah menjadi salah satu agenda wisata religi dan budaya unggulan. Kegiatan tersebut, selalu mendapat sambutan luas dari masyarakat, tidak hanya dari etnis Tionghoa namun juga lapisan masyarakat dari beragam etnis yang ada di kota Bitung. Bahkan prosesi ini turut juga disaksikan oleh sejumlah wisatawan asing dari Brazil dan Jerman.

Parade ritual dan non-ritual menempuh rute kurang lebih dua kilometer, melintasi Jalan A.A. Maramis, Jalan Martadinata, hingga Bangsal Utama di depan Rumah Dinas Walikota, sebelum kembali finis di Klenteng Seng Bo Kiong.

Usai kegiatan tersebut, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan bahwa perayaan Goan Siau atau Cap Go Meh telah menjadi salah satu agenda wisata budaya Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Pariwisata.

Wali Kota juga menegaskan, Cap Go Meh bukan sekedar agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari penguatan identitas dan daya tarik pariwisata Kota Bitung.

Perayaan Cap Go Meh ini adalah kekayaan budaya yang harus kita rawat bersama. Pemerintah Kota Bitung menjadikannya sebagai bagian dari agenda pariwisata daerah yang mampu menarik kunjungan wisatawan,” ujar Hengky Honandar.

Beliau juga menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa ruang-ruang hiburan dan kebudayaan sangat dibutuhkan.

‎Kita melihat langsung masyarakat begitu antusias. Artinya, masyarakat haus hiburan yang sehat, berkualitas, dan bernilai budaya. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tambah Hengky.

Hengky Honandar juga menekankan pentingnya harmonisasi dalam keberagaman sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah.

Bitung dibangun di atas keberagaman. Melalui momentum Cap Go Meh ini, kita perkuat harmonisasi. Jika masyarakat rukun dan saling menghormati, maka
suatu daerah akan maju bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan budaya”, ungkap Hengky Honandar,
seraya berharap agar setiap kegiatan seperti ini akan menjadi tradisi pengikat kebersamaan dalam kehidupan yang majemuk sesuai visi besar pemerintahan Hengky-Randito, Harmonisasi dalam keberagaman untuk Bitung maju dan sejahtera.

Sementara itu, Sukardi sebagai Ketua pelaksana kegiatan, bersama Rohaniawan Klenteng Seng Bo Kiong Bitung, serta kedua Tang Shin yang ikut pada prosesi tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga kegiatan tersebut sukses diselenggarakan.

Tak ada kata yang dapat kami sampaikan selain ucapan terima kasih kepada seluruh warga kota Bitung yang sangat antusias mendukung jalannya proses ini. Lebih khususnya, Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh jajarannya, serta seluruh aparat TNI-POLRI di kota Bitung yang telah ikhlas membantu sehingga prosesi ini sukses digelar,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, untuk prosesi Cap Go Meh ini adalah akhir dari semua kegiatan di tahun baru Imlek tahun 2026.

“Malam ini kami tutup sembahyang untuk tahun Imlek, dimana penutupan tahun Imlek itu sendiri berakhir pada tanggal 15 Purnama Agung,” tutupnya.

Kehadiran tokoh lintas agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bitung memperkuat pesan toleransi dalam perayaan tersebut. Prosesi berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 19.25 WITA.(fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *