RSOL/RAKYATSULUTONLINE.COM, BITUNG — Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung menggelar Sosialisasi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Sosialisasi tersebut berlangsung di ruang SH. Sarundajang, Selasa (28/4/2026) dan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bitung, yang di wakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Forsman Dandel, S. Sos, MAP.,
Kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, narasumber dari perwakilan Polres, Kodim 1310 Bitung, Plt. Kepala Badan Kesbangpol, para camat, serta perwakilan masyarakat dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutan Wali Kota Bitung, yang dibacakan Asisten I Forsman Dandel menyampaikan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Bitung, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.
Forsman juga menegaskan, bahwa FKDM memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kota Bitung. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, pentingnya peran aktif anggota FKDM dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci. FKDM diharapkan mampu memberikan informasi, melakukan pemantauan, serta membangun komunikasi yang efektif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FKDM kota Bitung, Ola Banua, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 yang telah diperbarui melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.
Ia juga mengatakan, FKDM dibentuk oleh pemerintah sebagai bagian dari pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan nasional di tingkat daerah, menjaga stabilitas politik dan keamanan, serta meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan.
“Sosialisasi ini merupakan penjabaran dari regulasi yang ada, sekaligus bentuk komitmen FKDM dalam menjaga kondusivitas daerah,” ungkap Ola Banua.
Dalam pelaksanaannya, sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, yakni Kepolisian melalui Kasat Intelkam Polres Bitung, TNI melalui Pasi Intel Kodim 1310 Bitung, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung.
Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan deteksi dini serta pencegahan terhadap potensi konflik sosial, sehingga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kota Bitung dapat terus terjaga.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kekompakan, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam setiap pelaksanaan tugas,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bitung.
Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kondusivitas Kota Bitung yang sama-sama kita cintai,” tutup Ketua FKDM Kota Bitung. (fik)
















