
RSOL-Rakyat Sulut, TALAUD – Wakil Ketua Pengadilan Negeri Melonguane, Nur’ayin, SH bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Komandan Upacara, Kartika A.K. Dalipaha di Upacara Peringatan Hari Kartini Ke – 146 Tahun dan Hari Otonomi Daerah Ke – 29 Tahun Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gelandang Olaraga (GOR) Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud pekan lalu.
Turut hadir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Talaud pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi dan pegawai di lingkungan Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud dan Pimpinan Organisasi perempuan, Ketua DWP, Ketua Persit, Ketua Bhayangkara Ny. Hikma Arie Sulistyo dan ibu – ibu Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para tamu undangan.
Pidato Sambutan Pj. Bupati Fransiskus Manumpil yang dibacakan Nur’ayin menyampaikan, bahwa momentum hari Kartini mengajak kita untuk merenungkan kembali perjuangan seorang perempuan yang melampaui zamannya.
Kartini bukan hanya lambang emansipasi, tapi juga simbol keberanian, kecerdasan dan ketulusan dalam memperjuangkan kemajuan bangsa melaui pendidikan dan kesetaraan.
” Hari ini, perjuangan Kartini masih kita lanjutkan di talaud, kita menyaksikan semakin banyak perempuan hadir dalam peran strategis, baik di pemerintahan, pendidikan, pelayanan publik, maupun dalam keluarga dan masyarakat. Mereka adalah Kartini masa kini yang bekerja dalam diam, namun kontribusinya berdampak luas,” ucap Nur’ayin
Lanjutnya, selain itu peringatan hari Otonomi Daerah Ke – 29 Tahun 2025 juga menggangkat tema nasional ” Sinergi Pusat dan Daerah membangun nusantara menuju Indonesia emas 2025″ Tema ini memngagris bawahi pentingnya kerja sama yang solid dan berkelanjutan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mewujudkan cita – cita Indonesia emas, yaitu berbangsa yang maju, mandiri dan berdaulat.
Sebagai ASN, mari mita jadikan peringatan ini sebagai titik refleksi bahwa pengabdian kita bukan hanya sekedar rutinitas, melainkan tanggungjawab suci, kepada bangsa dan daerah, kita harus hadir bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi sebagai agen perubahan, pergerakan partisifasi masyarakat dan penjaga nilai – nilai integritas dalam pelayanan.
Mengakhiri pidato Pj. Bupati Talaud, mengajak terus merawat semangat Kartini dalam teladan dan pengabdian tanpap pamrih, serta semangat otonimi daerah dalam mewujudkan Pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. Selesai kegiatan Upacara dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi dengan tema pencegahan dan penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Jas)

















