Jangan Politisir Soal Pangan, Gubernur Sulut Sudah Beraksi

banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut Online, Manado — Persoalan kelangkaan beras sudah menjadi fenomena tersendiri. Hal tersebut tak hanya terjadi di Sulawesi Utara, namun juga hampir seluruh Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK), ketika memberikan sambutan pada launching penyaluran bantuan pangan, di lobby utama Kantor Gubernur Sulut pada Jumat 18 Juli 2025.

“Ada sekira 138 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 15 kabupaten kota se Sulut. Bantuan pemerintah, bantuan Presiden RI ini cukup besar. Perorang atau perkeluarga mendapatkan 20 kg. Ini bisa 2 bulan digunakan. Semoga bisa meringankan beban masyarakat,” ujar YSK sapaan akrab gubernur.

YSK menyentil bahwa akhir-akhir ini terjadi lonjatan harga pangan. Untuk itu, lanjut YSK, fenomena tersebut ada upaya politisisasi oleh oknum. “Fenomena kelangkaan maupun melonjatnya harga pangan. Ini kadang dipolitisir oleh segelintir orang. Padahal kami sudah melakukan aksi nyata untuk hal itu,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa gerakan operasi pasar merupakan aksi nyata untuk menjaga dan menekan harga pangan.

“Pemprov dan Bulog sudah melakukan operasi pasar. Targetnya untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan kebutuhan pokok dan mencegah inflasi daerah. Bahkan, beberapa wilayah juga diberikan bantuan untuk masyarakat yang kekurangan,” demikian YSK.(vhy/but)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *