Rakyat Sulut, Ratahan– Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun 2026. Pertemuan strategis tersebut digelar di Kantor Bupati pada Senin 2 Februari 2026.
Kegiatan ini berfokus pada evaluasi capaian kinerja serta penguatan langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang kian menantang.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli mengungkapkan bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan serius. Kenaikan harga komoditas, faktor cuaca yang mengganggu distribusi, hingga kebijakan efisiensi anggaran nasional yang berlaku sejak 2025 menjadi poin utama yang harus diantisipasi.
“Potensi pertanian, perikanan, dan UMKM kita sangat besar. Inilah modal utama yang harus dikelola secara terarah agar pengendalian inflasi berjalan berkelanjutan,” tegas Bupati Ronald.
Bupati menekankan pentingnya peningkatan koordinasi lintas perangkat daerah serta keterlibatan intensif Kepala Daerah selaku Ketua TPID. Secara khusus, ia meminta penyusunan laporan yang lebih komprehensif demi meraih predikat dalam TPID Championship.
Guna menjaga stabilitas ekonomi, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menetapkan tiga kebijakan kunci yaitu penguatan ketahanan pangan. Hal ini melalui pengembangan sentra produksi dan optimalisasi lahan produktif di seluruh wilayah. Kedua, optimalisasi satgas pangan. Ini meningkatkan pengawasan harga pasar agar lebih responsif dan cepat dalam mendeteksi gejolak harga. Dan ketiga, efisiensi anggaran. Ini merancang kegiatan yang tepat manfaat dan berdampak langsung pada masyarakat di tengah pengetatan anggaran nasional.
“Pengendalian inflasi adalah tugas bersama untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Saya mengajak seluruh perangkat daerah dan pelaku usaha untuk memperkuat sinergi,” tambah Bupati.
Pertemuan ini menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan arahan teknis, yakni Renold Asri (Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut).
Randy Pratama Lumenta (Kepala BPS Minahasa Tenggara).
Reza Alexandro Wenas Dotulung (Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Sulut) yang hadir secara daring.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Fredy Tuda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Mitra Phebe Punuindoong, SE, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.(*map)














