Polres Boltim Bergerak Cepat Tangani Kasus Penikaman di Molobog Barat, Dua Warga Meninggal Dunia

Oplus_131072
banner 120x600

RSOL, Rakyat Sulut- BOLTIM – Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim) bergerak cepat menangani kasus penikaman yang menewaskan dua warga di Desa Molobog Barat, Kecamatan Motongkad, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.

Peristiwa berdarah itu terjadi saat berlangsung pesta malam yang dihadiri masyarakat setempat. Dua korban, masing-masing berinisial R.A. (22) dan R.M. (31), meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam.

Berdasarkan penyelidikan sementara, insiden bermula dari cekcok yang berujung perkelahian antara terduga pelaku berinisial P.M. (24) dengan salah seorang pengunjung pesta. Keributan kemudian meluas dan melibatkan beberapa orang.

Sejumlah saksi mengaku melihat terduga pelaku membawa senjata tajam saat perkelahian berlangsung. Salah seorang saksi bahkan mengalami luka di lengan kiri saat berupaya melerai. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dari lokasi.

Akibat aksi tersebut, korban R.A. mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Nuangan. Sementara korban R.M. meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Pratama Bolaang Mongondow Timur.

Dari hasil penyelidikan awal, terduga pelaku diketahui datang ke lokasi pesta bersama beberapa rekannya dari wilayah Kecamatan Nuangan. Sebelum kejadian, pelaku diduga mengonsumsi minuman keras.

Menindaklanjuti kasus itu, personel Polsek Nuangan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Boltim yang dipimpin langsung Wakapolres Boltim, Kompol Verry A. Liwutang, segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memastikan proses hukum berjalan profesional.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tim gabungan Polres Boltim dan Polsek Nuangan saat ini bekerja maksimal untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, mengumpulkan alat bukti, serta melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Kami memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan penanganan kasus kepada pihak kepolisian.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjauhi minuman keras dan tidak membawa senjata tajam tanpa hak karena berpotensi memicu tindak pidana yang dapat merenggut nyawa.
Hingga saat ini, situasi kamtibmas di Desa Molobog Barat dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap secara menyeluruh kasus yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia tersebut. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *