RSOL/Rakyatsulutonline.com, MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup menegaskan kesiapan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Airmadidi. Penegasan ini bertujuan untuk memberikan kepastian layanan kepada masyarakat terkait pengelolaan limbah domestik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapasitas fasilitas dipastikan dalam kondisi prima guna mengantisipasi tren kenaikan volume sampah yang signifikan di wilayah tersebut.
Kepala DLH Minut Olfy Kalengkongan MPd menyampaikan keterangan tersebut di tengah persiapan teknis jajarannya, Rabu 11 Maret 2026.
Menurutnya, stabilitas operasional TPA merupakan pilar utama dalam menjaga estetika kota dan kesehatan publik selama periode hari raya.
Upaya preventif ini dilakukan agar sirkulasi pembuangan dari pemukiman menuju lokasi pemrosesan akhir tidak mengalami kendala teknis.
“Komitmen kami adalah memastikan TPA Airmadidi mampu mengelola beban sampah tambahan dengan standar prosedur yang tetap terjaga ketat,” tegas Olfy.
Dia menegaskan bahwa fokus utama dinas saat ini adalah optimalisasi lahan pembuangan serta pengawasan terhadap dampak lingkungan yang mungkin timbul selama proses berlangsung.
“Hal ini menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan kenyamanan bagi umat yang merayakan Idul Fitri,” tegasnya.
Guna mendukung kelancaran tersebut, lanjut Olfy, pihaknya akan memperketat koordinasi lintas sektoral serta menambah intensitas pengawasan armada pengangkutan di lapangan secara berkala.
“Pemantauan ekstra dilakukan untuk mendeteksi potensi tumpukan sampah di titik-titik rawan sebelum didistribusikan ke fasilitas pemrosesan akhir. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang responsif, bersih, dan terintegrasi di seluruh Minahasa Utara,” kunci Kalengkongan.(ifl)















