Gubernur YSK Peduli Pengembangan Akademik Unima, Rektor Berterima Kasih

banner 120x600

RSOL, Rakyatsulutonline.com, Minahasa — Universitas Negeri Manado (Unima) dibawa kepemimpinan Joseph Philip Kambey sebagai rektor. Pasalnya menetapkan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling alias YSK sebagai Dewan Penyantun.

Upaya tersebut bentuk nyata sinergitas dan kolaborasi kampus handal dan kebanggaan masyarakat Nyiur Melambai (Sulut,red) ini dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara. Meskipun demikian, hal tersebut juga sudah dilakukan oleh rektor sebelumnya.

Menariknya, YSK sebagai orang nomor satu maupun Dewan Penyantun Unima memiliki kemauan kuat untuk membangun dan memajukan dunia pendidikan melalui lembaga pendidikan tinggi, khususnya Unima.

Ketika dikonfirmasi, YSK menegaskan bahwa dirinya memperhatikan pengembangan dan tata kelolah akademik di Unima.”Unima memiliki banyak Program Studi (Prodi). Tentunya, semua lulusan Unima bisa berperan aktif dalam pembangunan Sulawesi Utara,” ujar YSK, ketika ditanyai Harian Rakyat Sulut (Grup RSOL) pasca pembukaan Rakerpim Unima, Kamis (21/8/2025).

YSK menegaskan bahwa alummi Unima jangan pernah berpikir Sulut tak memiliki sumber daya alam yang bisa menjawab kebutuhan dan lapangan kerja dari Prodi Unima.

“Semua ada di Sulawesi Utara. Jadi, tinggal bagaimana Prodi Unima lebih tajam melihat peluang. Supaya setelah lulus dari Unima, mereka (sarjana) bisa langsung pake,” ingat Yulius.

Sementara itu, Rektor Unima Joseph P Kambey berterima kasih banyak kepada Gubernur Sulawesi Utara.

“Kami sangat berbangga Rakerpim Unima bisa dihadiri oleh Gubernur Sulut, Irjen dan Dirjen Kemendiktisaintek,” ucap Joje sapaan akrabnya.

Dia menuturkan bahwa Unima konsisten menjaga sumber daya manusia.

“Unima akan selalu menjadi jembatan emas membangun sumber daya manusia mumpuni Indonesia, utamanya Sulut. Unima siap dalam segala hal untuk memajukan Sulut,” kunci Kambey bersemangat.
Untuk diketahui, Sulut memiliki banyak potensi dan sumber daya. Sebut saja, pertanian, perikanan, pertambangan, kehutanan dan pariwisata.(vhi/but*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *