Rakyat Sulut, Gorontalo – Proyek pertambangan emas Pani Gold Mine di Gorontalo menuju produksi. Pasalnya tasyakuran dihadiri langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail – Idah Syahidah Rusli Habibie.
Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail menekankan dua hal dengan dimulainya tahapan menuju produksi pada proyek pertambangan emas Pani Gold oleh Merdeka Gold Resources.
“Hal ini kita syukuri, dan rasa syukur itu kita wujudkan dalam dua hal, yakni AMDAL harus menjadi rujukan dan pedoman, dan tenaga kerja lokal yang harus diberdayakan,” ujar gubernur, di Marisa, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (14/2/2026).
Dia menegaskan bahwa implementasi AMDAL tersebut harus benar-benar diperhatikan. Itu menjadi kunci, kata Gubernur Gusnar. Sebab, setiap usaha kalau AMDALnya tidak bagus, tidak dijaga dengan baik, maka akan berpengaruh pada jalannya proses produksi perusahaan. “Insya Allah. Jika ini diperhatikan, maka akan lebih banyak manfaat daripada mudharat yang bisa kita dapatkan,” tegasnya.
Dia menuturkan bahwa dengan akan dimulainya tahapan produksi perdana ini, maka peningkatan ekonomi akan melesat.
“Hal ini dilihat dimana sebelum beroperasinya Pani Gold, dengan fiskal yang hanya di angka Rp1.7 triliun, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pembiayaan daerah,” kunci Gusnar.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Pohuwato dan Wakil Bupati Pohuwato, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources, jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten, jajaran manajemen perusahaan, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat.(mra/but)















