Hadiri Paskah Nasional di Manado, Hengky Honandar: Momentum ini Sebagai Wadah Pererat Persatuan di Tengah Keberagaman

banner 120x600

RSOL/Rakyatsulutonline.com, BITUNG— Wali Kota Bitung menghadiri perayaan Paskah Nasional 2026 yang digelar di kawasan Pohon Kasih Megamas, Manado, Rabu (8/4/2026) berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Perayaan Paskah 2026 mengusung tema “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita”, dan ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Adolf Katuuk Wenas.

Ibadah akbar tersebut turut dihadiri oleh utusan Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Gubernur Sulawesi Utara, sejumlah tokoh nasional dan daerah, diantaranya Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, perwakilan Menteri Agama RI Gugun Gumilar, serta
berbagai elemen masyarakat.

Momentum Paskah Nasional 2026, menjadi wadah refleksi iman sekaligus ajakan untuk memperbaharui kehidupan sosial, mempererat persaudaraan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah keberagaman.

Kehadiran Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE., sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Bitung terhadap kehidupan keagamaan yang harmonis serta penguatan sinergi dengan lembaga keagamaan.

Hengky Honandar juga menegaskan bahwa semangat Paskah harus menjadi energi moral untuk memperkuat persatuan dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.

“Paskah mengajarkan nilai pengorbanan, kasih, dan harapan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta kedamaian dan persaudaraan yang kuat,” ujarnya.

Lebih jauh, Hengky menilai, kebersamaan lintas iman yang terlihat dalam perayaan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Sulawesi Utara memiliki fondasi toleransi yang kokoh.

“Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam perayaan Paskah Nasional ini menjadi simbol bahwa persatuan adalah kekuatan utama kita dalam membangun daerah,” ungkap Hengky Honandar.

Dalam kesempatan tersebut, Hengky juga menekankan, bahwa Pemerintah Kota Bitung akan terus mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan saling menghargai antarumat beragama.

“Pemerintah Kota Bitung berkomitmen menjaga kerukunan dan memperkuat semangat kebersamaan. Dengan persatuan, kita dapat membangun daerah yang lebih maju, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Perayaan Paskah Nasional tahun ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain; Doa bersama, serta pesan-pesan kebangsaan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.

Melalui momentum Paskah Nasional 2026, Pemerintah Kota Bitung berharap nilai-nilai kasih, dan pengorbanan dan pembaruan yang terkandung dalam kebangkitan Kristus kiranya membawa berkat, memperkuat iman, serta mempererat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, damai, dan harmonis.

“Selamat merayakan Paskah. Kiranya kebangkitan Kristus membawa berkat, memperkuat iman, dan menghadirkan kedamaian bagi kita semua,” tutupnya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *