Bitung  

Wujudkan Birokrasi Profesional, Walkot Bitung Buka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN

banner 120x600

RSOL/rakyatsulutonline.com, BITUNG — Pemerintah Kota Bitung terus perkuat reformasi birokrasi melalui penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Manajemen Talenta ASN lingkup Pemerintah Kota Bitung yang digelar di ruang SH Sarundjang Kantor Walikota Bitung, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bitung itu, dibuka oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE., dan dihadiri Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Herman M.Si dan Kakanreg BKN Regional XI, Dr. Ahmad Syauki, SH, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Ir. Ignatius Rudy Theno, ST, MT, MAP, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Bitung, Give Renaldow Mose, AP, M.Si,.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut,
para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, para Camat, serta jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kota Bitung.

Sosialiasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem birokrasi di lingkungan pemerintah daerah serta memastikan penempatan jabatan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.

Wali Kota Hengky Honandar dalam sambutannya, menegaskan bahwa manajemen ASN merupakan fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Honandar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para narasumber dari Badan Kepegawaian Negara yang telah hadir memberikan penguatan kepada jajaran ASN di Pemerintah Kota Bitung.

“Keberadaan para narasumber menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola ASN di Kota Bitung,” ujarnya.

Manajemen talenta dinilai menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan sesuai kompetensi, potensi, dan capaian kinerja terbaik yang dimiliki. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, kinerja, dan etika pelayanan.

“Reformasi birokrasi menuntut pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih sistematis, objektif, transparan, dan akuntabel. Karena itu penerapan manajemen talenta menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda,” ucap Hengky.

Beliau juga menjelaskan, Pemerintah Kota Bitung berkomitmen penuh mendukung kebijakan nasional dalam reformasi birokrasi, dengan meninggalkan pola kerja lama yang bersifat formalitas menuju sistem berbasis meritokrasi dan profesionalisme.

“Sebagai tindak lanjut, Kita harus bergerak ke arah sistem kerja yang mengutamakan kualitas, integritas, dan pengembangan SDM aparatur secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, kepada seluruh peserta, Wali Kota mengingatkan agar mengikuti sosialisasi ini dengan serius dan menjadikannya sebagai ruang belajar serta penyamaan persepsi dalam implementasi kebijakan manajemen ASN di masing-masing unit kerja.

Honandar juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif, disiplin, inovatif, serta responsif terhadap perubahan.

“Birokrasi tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi harus hadir dengan semangat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan berkualitas,” tutupnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Bitung berharap seluruh perangkat daerah dapat mendukung pelaksanaan manajemen talenta secara berkelanjutan, serta komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, sekaligus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *