Bitung  

Kepergian Amos Ghama Kakomba Tinggalkan Duka, Hengky Honandar: Kita Kehilangan Sosok Panutan

banner 120x600

RSOL/rakyatsulutonline.com, Bitung — Kota Bitung kembali berduka atas berpulangnya salah satu tokoh adat Nusa Utara yang dihormati, almarhum Amos Ghama Kakomba.

Kepergian sosok panutan ini meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Nusa Utara di Sulawesi Utara, khususnya kota Bitung.

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE., menyampaikan duka cita yang mendalam saat melayat ke rumah duka Almarhum Bapak Amos Ghama Kakomba, S.Sos., di Kelurahan Kakenturan II, Kecamatan Maesa. Sabtu (1/8/2026) malam.

Hengky Honandar menegaskan bahwa almarhum merupakan figur teladan yang telah banyak memberikan kontribusi bagi daerah dan masyarakat.

Kita semua tentu merasa kehilangan atas kepergian almarhum Amos Ghama Kakomba. Beliau adalah sosok panutan, dan sebagai tokoh adat Nusa Utara yang selalu memberikan teladan baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengabdian,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, penuh dedikasi, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial dan budaya. Nilai-nilai yang ditinggalkan almarhum diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat Kota Bitung.

Kita kehilangan figur yang tidak hanya dihormati, tetapi juga dicintai. Semangat pengabdian dan keteladanan beliau kiranya dapat kita lanjutkan bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hengky Honandar juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bitung, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semua kebaikan dan jasamu akan dikenang. “Selamat jalan teman, sahabat Amos Ghama Kakomba, Tuhan menyambutmu di surga,” tutup Honandar.

Kepergian Amos Ghama Kakomba menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Nusa Utara di kota Bitung. Namun, jejak pengabdian dan keteladanan yang telah diwariskan akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *