Rakyatsulut, Manado— Pemerintah pusat tengah gencar melakukan efisiensi imbas dinamika geopolitik pasca serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada awal Maret lalu.
Meski eskalasi di kawasan Timur Tengah itu meningkat, Pemerintah Daerah Sulawesi Utara (Sulut) nampak bersikukuh tetap menjalankan program pro kesejahteraan rakyat.
“Kami pemerintah tetap berkomitmen untuk memprioritaskan alokasi anggaran antara lain Belanja Pegawai dan Operasional seperti gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) KDH/WKDH, DPRD dan PPPK secara penuh, serta membiayai fixed cost operasional dan kewajiban mengikat yang sudah diaudit,” kata Yulius Selvanus saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam penyampaian Ranperda pada Selasa (14/6/2026) siang.
Pernyataan mantan Kabinda Kepulauan Riau (2016—2018) itu langsung disambut tepuk tangan oleh sejumlah ASN yang turut hadir digedung cingkeh tersebut.
“Ah, akhirnya kami (ASN,-red) bisa lega. Sebelumnya sempat kencangkan ikat pinggang akibat efisiensi anggaran,” beber salah seorang ASN Pemprov Sulut.
Perlu diketahui, Gubernur Yulius Selvanus terus mengupayakan dan memperluas sinergi vertikal antara Pemerintah Daerah dan Pusat. (Ras)















