Penggantian Jembatan Pentu Sedang Dikerjakan

PPK 1.2 Satker PJN Wilayah I Prov. Sulut Mohon Pengertian dan Kerjasama Masyarakat

banner 120x600

RSOL/rakyatsulutonline.com, Sulawesi Utara – Proyek Penggantian Jembatan Pentu di Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, saat ini berfokus pada tahapan awal konstruksi. Pekerjaan berpusat pada pembongkaran lantai jembatan lama dan mobilisasi serta penyiapan peralatan berat di lokasi.

Hal ini dibenarkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker PJN Wilayah I Prov. Sulut Wahyu.

Dijelaskan, penggantian jembatan ini adalah bagian dari program nasional Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menangani jembatan berangka Callender Hamilton (CH).

Alasan penggantian jembatan ini karena sebagian besar jembatan rangka CH di Indonesia telah dibangun sejak tahun 1970-an dan berumur lebih dari 40 tahun. Kapasitas beban aslinya sudah tidak memadai untuk volume dan tonase kendaraan logistik yang melintas saat ini.

Jembatan lama diganti secara bertahap dengan rangka baja baru yang memiliki kekuatan lebih tinggi untuk memberikan stabilitas yang lebih baik. Pemerintah pusat melakukan percepatan penggantian jembatan ini melalui berbagai skema.

Adapun, Pekerjaan Penggantian Jembatan Pentu memiliki metode pembongkaran jembatan konvensional yang sangat efektif dengan menggunakan perancah sebagai dudukan sementara memungkinkan pembongkaran rangka dilakukan secara terkontrol, bagian per bagian, tanpa risiko struktur jembatan runtuh tiba-tiba.

Diketahui, BPJN Sulawesi Utara bersama Kepolisian telah mengantisipasinya dengan memasang rambu dan pengamanan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Demi kelancaran pekerjaan penggantian jembatan ini kami memohon pengertian dan kerja sama masyarakat, misalnya ada proses pemindahan kabel PLN yang berdampak pada pemadaman listrik atau gangguan internet sementara,” imbuhnya.(*gen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *