RSOL/rakyatsulutonline.com, BITUNG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, menggelar lomba mewarnai dan Fashion Show busana daur ulang plastik.
Kegiatan yang mengusung tema “Anak Kreatif, Laut Lestari Kreativitas” dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD kota Bitung, Ny. Ellen Honandar turut Sondakh SE., berlangsung di area kantor BPPP Bitung, Selasa (19/5/2026).
Suasana penuh semangat dan keceriaan terpancar disaat puluhan anak-anak usia dini bersama orang tua tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh Kepala BPPP Bitung, Natalia, bersama seluruh jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung, Meiva Woran, Pengawas Sekolah Ahli Madya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Andretha Mawuratu, dan Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Dinas Pariwisata Kota Bitung, Oike Makalew.
Pada kesempatan itu, Bunda PAUD Ny. Ellen Honandar Sondakh menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat ulang tahun ke-48 kepada BPPP Bitung yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan di Kota Bitung.
Ia menilai, tema “Anak Kreatif, Laut Lestari” sangat relevan dengan tantangan lingkungan saat ini, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda untuk menjaga kelestarian laut sejak dini.
“Melalui kedua lomba yang diadakan, kita sedang mengajarkan dua hal besar, yaitu; mengasa imajinasi anak-anak, tentang betapa indahnya dunia bawah laut bila di jaga dengan baik. Sementara lewat Fashion Show daur ulang plastik, anak-anak dan orang tua di ajarkan berfikir cerdas. Sampah plastik yang biasanya mencemari laut, justru berubah menjadi karya seni yang indah bila di kelolah dengan kreatif,” ungkap Ellen.
Selain itu, kegiatan edukatif seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter anak yang kreatif, inovatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini harus menjadi penguat kolaborasi dalam mendidik anak-anak menjadi generasi unggul, kreatif, serta memiliki kesadaran ekologi yang tinggi, sejalan dengan program Astacita Presiden Republik Indonesia,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPPP Bitung, Natalia, mengucapkan
rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk lomba mewarnai diikuti sebanyak 30 peserta, sedangkan Fashion Show busana daur ulang plastik diikuti 12 peserta.
“Tempat ini kami ciptakan untuk melakukan kegiatan wisata sambil belajar, di mana anak-anak diperkenalkan bagaimana mengelola kelautan dan perikanan dengan baik dan benar, sekaligus menjaga sumber daya laut agar tetap berkelanjutan,” jelasnya.
Natalia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah instansi yang turut berkolaborasi mendukung kegiatan, di antaranya Dinas Pariwisata Kota Bitung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung.
Dalam kesempatan tersebut, Natalia turut memperkenalkan program Smart Fisher Village Administrata Bahari, sebuah kawasan edukasi wisata yang dirancang sebagai tempat belajar sambil berwisata bagi anak-anak.
“Program tersebut diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kelestarian laut dan ekosistem perairan. Sekaligus mendukung kota Bitung sebagai salah satu daerah dengan potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia”, tutupnya.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas anak, tetapi juga membangun kepedulian bersama terhadap masa depan laut yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(fik)















