Bitung  

Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Bitung Tengah dan Timur Gerakan Peduli Lingkungan

banner 120x600

RSOL/RAKYATSULUTONLINE.COM, BITUNG, Komitmen Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh SE., bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung dalam mengedukasi masyarakat melalui program pembuatan kompos dari sampah rumah tangga terus berlanjut.

Pelatihan ini menyasar kader PKK di 69 kelurahan se-Kota Bitung. Langkah konkret ini memasuki hari ke12 yang kembali digelar di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, dengan peserta yang berasal dari Kelurahan Bitung Tengah dan Kelurahan Bitung Timur, Rabu (17/6/2026).

Disambut antusias kader PKK dan masyarakat, Ketua TP PKK Ny. Ellen Honandar Sondakh hadir langsung memberikan motivasi, sekaligus mengajak warga untuk memulai perubahan dari rumah sendiri melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah.

Dalam kegiatan tersebut, Ellen Honandar Sondakh turut didampingi
Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, anggota Pokja III Ny. Rine Wongkar Sigarlaki, Camat Maesa Fatmawaty Soleman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Merianty Dumbela, bersama Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Liberty Rimbing, para lurah, pengurus PKK Kecamatan Maesa serta jajaran, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta pelatihan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan lingkungan dan ketahanan pangan keluarga, Ellen juga menyerahkan bibit cabai kepada Camat Maesa serta Ketua TP PKK Kelurahan Bitung Tengah dan Kelurahan Bitung Timur.

Dalam sambutannya, Ny. Ellen Honandar Sondakh kembali menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dan mengelola sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan sampah bukan lagi sekadar isu kebersihan, tetapi telah menjadi tantangan besar yang membutuhkan kesadaran dan aksi nyata seluruh masyarakat.

Setiap hari kita menghasilkan sampah dari dapur rumah tangga. Seperti, kulit buah, sisa sayuran, daun-daun, dan sisa makanan sering kali langsung dibuang. Padahal, jika dikelola dengan baik, semuanya bisa diubah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman dan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah.

Sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, daun, dan ranting dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman. Sementara sampah anorganik seperti
botol plastik, kaleng, dan kemasan lainnya bisa dikumpulkan untuk didaur ulang atau disetor ke bank sampah. Selain lingkungan menjadi bersih, masyarakat juga bisa mendapatkan nilai ekonomi tambahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ellen juga menegaskan, bahwa kolaborasi antara TP PKK dan Dinas Lingkungan Hidup merupakan bagian dari upaya menekan volume sampah yang terus meningkat di Kota Bitung. Dengan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terbatas, pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi solusi yang harus terus digalakkan.

Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi? Dan kalau bukan dari rumah, dari mana lagi? Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ketua TP PKK Kota Bitung juga menunjukkan kepeduliannya terhadap fasilitas umum yang digunakan masyarakat. Dimana kondisi bangunan dan penerangan di Kantor Kelurahan Bitung Tengah membutuhkan perhatian serta berharap pihak kelurahan segera menindaklanjuti kepada instansi terkait.

Pelatihan yang telah berlangsung selama 12 hari ini menjadi bukti keseriusan TP PKK Kota Bitung dalam membangun kesadaran lingkungan berbasis keluarga. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan mampu mengubah pola pikir bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *