RSOL/rakyatsulutonline.com, BITUNG, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE., menghadiri Upacara penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama Purnatugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile Tahun 2026 digelar di Lapangan Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (18/6/2026).
Upacara tersebut berlangsung penuh hikmat, yang dipimpin oleh Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., dan turut dihadiri Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P., M.H.I., M.Sc., Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, serta para tamu undangan lainnya.
Kehadiran Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama unsur Forkopimda menunjukkan dukungan dan penghargaan pemerintah daerah terhadap pengabdian para prajurit yang telah menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa di wilayah penugasan.
Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., dalam amanatnya pada upacara penyambutan menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para prajurit Yonif 712/Wiratama yang telah sukses menuntaskan tugas negara dalam menjaga keamanan wilayah Papua.
Ia juga menegaskan, bahwa pencapaian ini tentunya berkat kedisiplinan, kesungguhan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi, serta doa segenap keluarga yang ditinggal di pangkalan dan seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka.
Atas nama pribadi, dan segenap keluarga besar Kodam XIII/Merdeka, serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara, saya menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas semangat, loyalitas, serta pengabdian yang telah ditunjukkan selama melaksanakan tugas. Selamat atas keberhasilan pelaksanaan tugas mulia tersebut,” ucap Kasdam.
Beliau menambahkan, bahwa upacara hari ini bukan sekedar penanda berakhirnya masa penugasan, akan tetapi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain itu, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo juga mengungkapkan, penugasan di Papua memiliki tingkat
tantangan yang lebih serius, mulai dari kondisi medan yang berat, dinamika sosial yang kompleks, hingga ancaman nyata dari kelompok-kelompok yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan. Namun seluruh personel Satgas Yonif 712/Wiratama mampu menjalankan tugas dengan disiplin, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang tinggi.
Hari ini kalian kembali bukan sekadar sebagai prajurit yang selesai melaksanakan tugas, tetapi sebagai patriot bangsa yang telah mengharumkan nama satuan, Kodam XIII/Merdeka, dan TNI Angkatan Darat. Kalian datang dengan ketulusan, berjuang dalam kesunyian, dan kembali dengan membawa kehormatan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kasdam juga mengapresiasi atas keberhasilan seluruh personel Satgas Yonif 712/Wiratama yang dinilai telah membuktikan kapasitas sebagai prajurit tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjaga kedaulatan negara.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan para komandan satuan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas sebagai bahan pembelajaran guna meningkatkan kesiapan dalam penugasan berikutnya.
Kepada seluruh prajurit yang kembali dari daerah operasi, Kasdam berpesan agar pengalaman yang diperoleh selama bertugas dijadikan bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Momentum penyambutan ini menjadi simbol penghormatan atas keberhasilan Satgas Yonif 712/Wiratama dalam mengemban amanah negara sekaligus bentuk apresiasi kepada keluarga para prajurit yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan semangat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan. (fik)















