Rakyat Sulut, Bitung – Perayaan Tahun Baru 2026 dipastikan berlangsung sederhana di Bitung. Seperti halnya juga Perayaan Natal 2025.
Hal tersebut sesuai arahan Pemerintah Pusat terkait penyelenggaraan perayaan Natal dan Tahun Baru secara sederhana.
Sebagaimana poin himbauan pusat, seperti ditegaskan Mendagri Tito Karnavian agar merayakan dengan cara sederhana, tanpa seremoni berlebihan, serta meniadakan pesta kembang api di malam pergantian tahun.
Walikota Bitung Hengky Honandar mengatakan bahwa telah menindaklanjuti dan diterapkan di Kota Bitung. Sebab kata Walkot Bitung, kebijakan tersebut sejalan dengan semangat efisiensi anggaran dan kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat saat ini, sekaligus bentuk keprihatinan terhadap bencana di Aceh dan Sumatera.
“Kami mengikuti dan menerapkan secara penuh arahan Bapak Mendagri Tito,” tegas Honandar belum lama ini.
Dia menegaskan, pemerintah daerah harus menjadi contoh dalam penggunaan anggaran yang bijak, terlebih di tengah upaya memperkuat pemulihan ekonomi dan memastikan anggaran daerah benar-benar digunakan untuk kepentingan prioritas masyarakat.
“Perayaan keagamaan dan pergantian tahun tetap bisa dimaknai secara khidmat tanpa harus diwarnai kegiatan seremonial yang menguras anggaran,” tegas Honandar seraya berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut dan bersama-sama menjaga suasana kota tetap kondusif.(*vhy)















