Rakyatsulut, Manado— Kesulitan dalam klaim program jaminan sosial membuat politisi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tergerak hati untuk membantu pekerja informal, pekerja lepas (freelancer), hingga pelaku usaha mandiri atau wiraswasta yang berada di Sulawesi Utara (Sulut).
Kepedulian Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene diwujudkan dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam mensosialisasikan program jaminan ketenagakerjaan bagi para pekerja.
“Berbagai risiko kerja dapat terjadi kapan saja dan berpotensi menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga. Pemerintah telah memberikan perlindungan dan manfaat jaminan sosial,” kata Felly Runtuwene pada Senin (22/6/2026) di GBI Marina Plaza Kota Manado.
Perlu diketahui, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), terdapat lima jaminan sosial ketenagakerjaan yang utama di Indonesia, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
“Masih banyak pekerja informal, freelancer, maupun wiraswasta yang belum memahami pentingnya memiliki perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Hanya dengan 16 ribu per bulan dan bisa juga di bayar per tahun, semua ini sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat,” tutupnya. (Ras)















